Rabu, 06 Maret 2013

Contoh Karya Ilmiah Remaja


BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Di tambahnya jam belajar untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional bagi siswa SMA Negeri 1 Praya adalah untuk mempersiapkan siswa kelas XII untuk menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Bukan hanya siswa kelas XII yang harus mempersiapkan diri, akan tetapi guru-guru juga harus dipersiapkan untuk menganalisis SKL. Sebenarnya pertambahan jam belajar yang di Uji Nasionalkan tidak hanya terjadi di SMA Negari 1 Praya tetapi hal ini juga di lakukan oleh sekolah lain. Penambahan jam belajar pada semester ganjil dilakukuan pada pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sedangkan pada semester genap penambahan jam belajar dilakukuan pada mata pelajaran Biologi, Fisika, dan Kimia. SMA Negeri 1 Praya tidak hanya menggunakan KTSP, tetapi juga di padukan dengan kurikulum Cambridge dengan menambah jam pelajaran. Biasanya perminggu siswa SMA Negeri 1 Praya belajar 43 jam, berbeda dengan sekolah lain yang belajar 38 jam/minggu.
B.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, masalah dapat dirumuskan seperti berikut ini.
1.      Mengapa jam belajar untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional ditambah?
2.      Apa pengaruh adanya penambahan jam belajar?
3.      Apa manfaat penambahan jam belajar pada mata pelajaran yang diujikan secara nasional?
C.Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah di atas,tujuan yang dicapai dalam penelitian sebagai berikut.
1.      Mengetahui alasan ditambahnya jam belajar untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional.
2.      Mengetahui pengaruh penambahan jam belajar untuk siswa.
3.      Mengetahui manfaat bertambahnya jam belajar.
D.Manfaat Penelitian
Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut.
1.      Bagi siswa, agar mengetahui pengaruh bertambahnya jam belajar pada mata pelajaran yang di ujikan secara nasional dan mengetahui manfaat penambahan jam belajar.
2.      Bagi peneliti, dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran di sekolah.

BAB II
LANDASAN TEORI

A.Pengertian Belajar

Belajar adalah sebuah proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, ketrampilan, daya pikir,dan kemampuan-kemampuan yang lain.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi belajar menurut beberapa ahli :
NASUTION
Belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan.

ERNEST H. HILGARD
Belajar adalah dapat melakukan sesuatu yang dilakukan sebelum ia belajar atau bila kelakuannya berubah sehingga lain caranya menghadapi sesuatu situasi daripada sebelum itu

NOTOATMODJO
Belajar adalah usaha untuk menguasai segala sesuatu yang berguna untuk hidup

AHMADI A
Belajar adalah proses perubahan dalam diri manusia

OEMAR H.
Belajar adalah bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman dan latihan

CRONBACH
Belajar sebaik-baiknya adalah dengan mengalami dan dalam mengalami itu menggunakan panca indranya

WINKEL
Belajar adalah suatu aktivitas mental / psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilakn perubahan - perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, dan sikap-sikap

B.Pengertian Waktu Belajar

Dalam belajar, setiap individu membutuhkan waktu untuk menyerap materi yang akan dipelajari, waktu belajar  adalah waktu yang digunakan siswa untuk belajar yang baik dan tepat sesuai dengan situasi dirinya. Maka waktu dalam belajar perlu disesuaikan khusus untuk lebih efesien dalam pencapaian target belajar.  Keteraturan belajar adalah pangkal utama dari belajar yang baik untuk disiplin pribadi yang tinggi siswa dapat menjahui godaan dan gangguan-gangguan yang mendorong siswa malas  belajar.
Penggunaan waktu belajar bertujuan untuk melatih kedisiplinan siswa guna tercapainya pencapaian target dalam belajar yaitu prestasi yang setinggi-tingginya. Sebab siswa kadang-kadang lupa terhadap kewajiban dalam belajar, dengan berbuat teratur setiap hari yang disertai dengan minat, rencana dan tujuan yang jelas tanpa harus mengabaikan atau mengesampingkan waktu istirahat yang semestinya lebih mudah dalam penyerapan materi pelajaran dari pada belajar yang dilakukan secara mendadak.

BAB III
METODE PENELITIAN
A.Tempat dan Waktu Penelitian
            3.1.1 Tempat penelitian
Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Praya, Karena SMA Negeri 1 Praya merupakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSMABI)
3.1.2 Waktu Penelitian
Penelitian ini kami lakukan dari bulan Januari sampai bulan Februari 2013.
B. Populasi dan Sampel
            3.2.1 Populasi
Populasi diambil dari kelas X, XI, dan XII
3.2.2 Sampel
Sampel diambil dari 11 orang kelas X, 12 orang kelas XI, dan 13 orang kelas XII.
C.Tehnik Pengumpulan Data
`           1. Metode interview
Metode ini berupa Tanya-jawab yang dilakukan dengan narasumber. Interview dilakukan dengan Wakasek Kurikulum.
            2. Metode Kusioner
            Metode ini kami lakukan dengan meminta para siswa untuk mengisi  angket dimana pada angket tersebut berisi beberapa pertanyaan yang mengarah kepada pengaruh bertambahnya jam belajar pada siswa SMAN 1 Praya. 
BAB IV
PEMBAHASAN


            SMA Negeri 1 Praya atau yang sekarang ini kebanyakan kalangan muda menyebutnya sebagai SMANSATYA adalah sekolah yang pertama kali didirikan pada tanggal 1 Januari 1976.
            Awalnya, sekolah ini menempati sebuah gedung sekolah Tionghoa (Sekolah Cina) yang telah dibubarkan pada tahun 1966. Pada masa tersebut, SMA Negeri 1 Praya merupakan Sekolah Menengah Atas (SMA) pertama di daerah Praya, Kabupaten Lombok Tengah.
            Seiring dengan berkembangnya zaman, maka ada banyak perbaharuan pula yang dilakukan oleh pihak SMA Negeri 1 Praya, baik dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas. Salah satu kualitas SMA Negeri 1 Praya adalah jam belajar yang lebih banyak dari sekolah lain.

A. Jam Belajar
            Setiap hari siswa SMA Negeri 1 Praya menghabiskan rata-rata 9 jam waktunya untuk di sekolah, dimana 9 jam tersebut sudah dipilah-pilah menjadi beberapa kegiatan seperti, belajar aktif di ruang kelas, jam istirahat, sholat dzuhur berjamaah, dan juga kegiatan olahraga yang dilaksanakan sekali dalam seminggu.
            Dalam satu tahun ajaran terdapat 2 caturwulan yang harus dilewati oleh para siswa untuk mencapai nilai yang baik sebagai bahan pertimbangan naik kelas di caturwulan pertama dan juga sebagai penentu kenaikan kelas di caturwulan kedua. Di setiap caturwulan, para siswa harus menjalani proses belajar selama 6 bulan dan menjalani Ujian di setiap caturwulan. Pada setiap pergantian semester selalu ada mata pelajaran yang jamnya ditambah. Biasanya mata pelajaran yang diujikan secara Nasional.

B.Pengaruh Penambahan Jam Belajar Bagi Prestasi Siswa

            Berdasarkan data yang kami dapat, tanggapan para siswa terhadap penambahan jam belajar:

No
Kelas
Tanggapan siswa
Alasan Setuju
Alasan Tidak Setuju
Setuju
Tidak Setuju
1.
Kelas X
11
-
1. Semakin cerdas serta ilmu akan bertambah.
2. Lebih memanfaatkan waktu.

2.
Kelas XI
11
1
1. Lebih siap menghadapi UN.
2. Waktu akan lebih efektif  jika dipergunakan untuk belajar.
1. Siswa akan lebih pusing dan lelah.
3.
Kelas XII
10
3
1. Melatih siswa agar terbiasa kelak di Universitas
1. Karena dengan adanya tambahan jam belajar pada pelajaran yang di UN kan akan membuat pelajaran yang lain seperti kesenian, mulok, sejarah, di anak tirikan.

C.Manfaat Bertambahnya Jam Belajar Yang Diujikan Secara Nasional
            Berdasarkan data yang kami dapat, manfaat bertambahnya jam belajar menurut siswa SMAN 1 Praya :
1. Sebanyak 36,6 % siswa menjawab agar  lebih fokus dalam mempelajari pelajaran yang diujikan secara Nasional
2. Sebanyak 33,3 % siswa menjawab agar lebih menambah wawasan dan pemahaman terhadap mata pelajaran yang diujikan secara nasional.
3. Sebanyak 30% siswa menjawab agar lebih siap menghadapi Ujian Nasional.


BAB V
PENUTUP
A.Simpulan
            Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditarik simpulan :
1. Penambahan jam belajar untuk pelajaran yang diujikan secara nasional sangat penting bagi siswa SMAN 1 Praya agar lebih siap untuk menghadapi Ujian Nasional.

2. Siswa SMAN 1 Praya memberikan respon positif terhadap adanya penambahan jam belajar yang diujikan secara nasional.

B.Saran
            Melalui penelitian ini, diharapkan siswa SMAN 1 Praya dapat menambah kualitas dan kuantitasnya di dalam belajar.

DAFTAR REFERENSI


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar