Kamis, 08 November 2012

Renungan bulan september





5-6 September 1972 - Sebelas anggota Tim Olimpiade Israel tewas dalam serangan di Desa Olimpiade di Munich oleh anggota fraksi September Hitam Tentara Pembebasan Palestina. September 7, 1940 - Luftwaffe Jerman mulai nya Blitz pengeboman terhadap London selama Perang Dunia II.

September 8, 1941 - Tentara Jerman mulai blokade Leningrad, yang berlangsung sampai Januari 1944, menyebabkan kematian hampir satu juta warga sipil Rusia.

September 9, 1943 - Invasi Salerno mulai selama Perang Dunia II di Eropa sebagai pasukan Sekutu di bawah Jenderal Mark Clark membuat pendaratan amfibi di sepanjang pantai barat Italia di dekat Naples..


September 11, 2001 - Serangan WTC.


September 16, 1982 - Awal dari pembantaian hari kedua di kamp-kamp pengungsi Palestina di Beirut Barat sebagai milisi Kristen (kaum Phalangis) Sabra dan Shatila masuk dan mulai menembak ratusan orang Palestina, termasuk laki-laki tua, wanita dan anak-anak.


September 19-20, 1985 - Gempa bumi di Mexico City tewas diperkirakan 20.000 5.000 orang dan menyebabkan lebih dari 100.000 tunawisma, menyebabkan $ 4 miliar pada kerusakan.. Terdaftar gempa 8,1 dan 7,5 pada skala Richter.

September 24, 1980 - Perang meletus antara Iran dan Irak sebagai pasukan Irak melintasi perbatasan dan melingkari Abadan, kemudian membakar kilang minyak terbesar dunia.

September 30, 1965 - G 30 S PKI, G-30S/PKI, Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai komunis Indonesia.

Rangkaian tragedy  diatas terjadi di bulan September. Tragedy-tragedi itu membuat banyak  orang terpuruk. Tapi dibalik semua tragedy sebenarnya Allah memiliki rencana terbaik bagi hamba-Nya. Saat hamba-Nya menganggap apa yang terjadi sebuah tragedi maka Allah menjawabnya dengan sebuah kenikmatan. Ketika masalah menghadapi kita jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul. Jadi, mutlakkan diri kita berserah pada kehendak-Nya karena hanya dengan Dia-lah kita berpasrah. Yakinlah kesabaran itu akan berbuah berkah.

Tanpa kita ketahui , sebenarnya Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum. Tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Jangan takut melangkah. Jangan sembunyi dari kenyataan. Sabar dan hadapi karena bersama kesulitan ada kemudahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar